Selamatkan Gajah Sumatera, Korem 044/Gapo Dukung Penguatan Mitigasi Konflik Satwa dan Manusia

oleh -41 Dilihat
oleh

Palembang, Buser86.id – Mewakili Danrem 044/Garuda Dempo Brigjen TNI Khabib Mahfud, Kasrem 044/Gapo Kolonel Inf Andi Gus Wulandri menghadiri kegiatan Sosialisasi Konservasi Gajah Sumatera yang diselenggarakan sebagai upaya meningkatkan pemahaman serta memperkuat sinergi multipihak dalam penyelamatan habitat dan populasi Gajah Sumatera, Selasa (4/8/2026).

Kegiatan yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan ini membahas sejumlah materi penting, antara lain kebijakan nasional penyelamatan Gajah Sumatera, status konservasi dan populasi, sebaran serta lanskap habitat, tantangan utama konservasi, akar permasalahan konflik manusia dan gajah, urgensi pembangunan koridor habitat, strategi dan rencana aksi konservasi Gajah Sumatera dan Gajah Kalimantan Tahun 2026–2036, hingga pengalaman para mahout dalam penanganan gajah di lapangan.

Selain itu, peserta juga menerima materi terkait program konservasi Gajah Sumatera di Provinsi Sumatera Selatan, penguatan tata kelola penanggulangan konflik manusia dan satwa liar, mitigasi interaksi negatif manusia dan gajah, serta upaya membangun kolaborasi antara pemerintah, TNI, dunia usaha, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian satwa dilindungi tersebut.

Dalam sambutannya, Kasrem 044/Gapo menegaskan bahwa pelestarian Gajah Sumatera membutuhkan komitmen dan kerja sama seluruh pihak. Menurutnya, keberadaan Gajah Sumatera yang saat ini berstatus kritis (Critically Endangered) harus menjadi perhatian bersama karena memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem.

“Pelestarian Gajah Sumatera bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau lembaga konservasi semata, tetapi menjadi tanggung jawab kita bersama. Melalui sinergi yang kuat, edukasi yang berkelanjutan, serta langkah mitigasi yang tepat, kita dapat menjaga habitat dan populasi Gajah Sumatera agar tetap lestari bagi generasi mendatang,” ujar Kolonel Inf Andi Gus Wulandri.

Kasrem juga menekankan pentingnya peran Babinsa sebagai ujung tombak pembinaan teritorial dalam membantu menyampaikan pesan-pesan konservasi kepada masyarakat serta mendukung upaya mitigasi konflik antara manusia dan gajah di wilayah binaan.

Melalui kegiatan sosialisasi ini diharapkan terbangun kolaborasi yang semakin kuat antara BKSDA Sumatera Selatan, Korem 044/Gapo, pemerintah daerah, aparat desa, dan masyarakat dalam mendukung upaya penyelamatan habitat serta populasi Gajah Sumatera, khususnya di kawasan lanskap Sugihan–Simpang Heran yang menjadi salah satu habitat penting gajah di Sumatera Selatan.

Reporter : Aan

No More Posts Available.

No more pages to load.