Bawang Bombay Dugaan Diselundupkan Melalui Jalur ilegal, Bukan Melalui Pintu Resmi Di PLBN Entikong: Harap APH Tidak Tegas!!!…

oleh -40 Dilihat

Ketapang Kalbar- Bawang Bombay yang sempat diperiksa oleh Bea Cukai kabupaten Ketapang  memberikan penjelasan tidak ada pelanggaran kepabeanan sehingga Truk yang bermuatan Bawang Bombay tersebut dilepas.

Penanggung jawab satuan pelayanan karantina di PLBN Entikong, menyatakan bahwa; tidak benar Bawang Bombay tersebut berasal dari PLBN Entikong, ” terang Triandana Sudarto,  saat dihubungi melalui sambungan WhatsApp Rabu(22/05/2024) malam.

Namun, Dia tidak menapik, jika ada kemungkinan Bawang tersebut diselundupkan melalui jalur ilegal/bukan melalui pintu resmi di PLBN Entikong.

“Tetapi mungkin saja, Bawang-bawang Bombay tersebut diselundupkan melalui pintu-pintu ilegal. Yang kita ketahui ada 54 titik perlintasan Malaysia ke Indonesia, maupun sebaliknya. Yang mungkin saja luput dari pengawasan petugas, ” Jelas nya.

Untuk itu, Triandana menegaskan, kalau Bawang yang ditemukan tersebut memang bukan dari jalur/pintu resmi. (ilegal) Tuturnya.

“Jadi kami tekankan kembali kami sudah melakukan koordinasi, komunikasi dan terkait pelaksanaan tusi badang karantina di PLBN Entikong dengan unsur-unsur terkait, yakni dari Custom, Imigrasi dan Security. Sehingga kami pastikan kembali tidak benar bahwa Bawang Bombay tersebut masuk melalui PLBN Entikong, ” tegasnya.

Lebih lanjut dikatakan nya, jika terbukti itu merupakan barang ilegal maka, Badan Karantina akan melakukan tindakan karantina berupa penahanan sementara, maupun penolakan ke Negara Asal. Jika memang Bawang tersebut merupakan produk atau terbukti produk ilegal dari Negara lain.

“Dan jika pemilik Media pembawa tidak bersedia untuk melakukan pengembalian ke negara asalnya, maka, Badan Karantina akan melakukan tindakan karantina berupa pemusnahan. Jelasnya.

Atau jika memang dalam pemeriksaan Bawang Bombay tersebut mengandung organisme pengganggu tanaman karantina maka, akan langsung melakukan pemusnahan untuk media atau alat pembawa barang tersebut.

Di konfirmasi ke Yoga sebagai pemilik mobil fusu
plat: B 9103 SYL dengan warna hijau kabin depan, pakir depan ruko cat pintu warna biru tepatnya di belakang terminal desa payak kumang kecamatan delta pawan kabupaten Ketapang.

Oplus_0

Dan Yoga juga menjelaskan bahwa bawang tersebut sudah saya bongkar ke dalam ruko dengan jumlah 12 ton, saya kasi kipas angin supaya tidak membusuk, karna untuk keberangkatan masih menunggu kapal peri pada tanggal 26 mei nanti, baru kita berangkat ke jawa,

Itu juga bukan punya saya, saya hanya punya mobil aja. bawang itu punya pak tias jelas yoga ke awak media.

Awak media pun mekofimasi ke saudara TIAS melalui sambungan WhatsApp pukul 2:42 mei tanggal 23/2024. Benar itu bawang punya saya sendiri dan tias juga menjelaskan bahwa dirinya sekarang berada di Bali. Tutup nya Tias.

(Teim PWK)

No More Posts Available.

No more pages to load.