SMPN 1 Kaliwungu Adakan Giat Sosial, Zonasi Korban Bencana Banjir

oleh -787 Dilihat
oleh

Buser86.id//KUDUS – Sedikitnya ada 43 sekolah di Kudus yang terendam banjir. Bencana banjir sudah melanda di beberapa kecamatan.

Data Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus, ada 43 sekolah jenjang SD dan SMP di Kudus yang terdampak banjir.

Sudah sepekan banjir menggenangi beberapa Desa di kabupaten Kudus, Tampaknya banyak siswa yang rumahnya terendam banjir. Hal itu membangkitkan empati para pengajar dan murid di SMPN 1 Kaliwungu Kudus untuk mengadakan acara giat sosial berbagi untuk siswa terdampak banjir.

Kepala sekolah Smp N 1 Kaliwunggu (Abdullah Nor.Spd saat di temuai awak media di ruang Kerjanya, membenarkan siswa/i nya dari seratus siswa lebih ada yang terdampak bencana banjir.

Seperti siswa/i Kaliwungu Setrokalangan, Banget, Blimbing Kidul, dan Garung Kidul,.

Dalam acara penerimaan bantuan banjir yang di pimpin oleh ibu Puspita Ningrum, sabtu (23 maret 24) dalam sambutan kepala sekolah Abdullah Nor, Spd menyampaikan informasi sebelum peneriamaan bantuan tersebut, yang sangat mengembirakan dan menyenangkan Abdullah kepala sekolah menyampaikan pada semua anak didiknya, bahwa sekolah kita Smp N 1 Kaliwunggu dalam lomba Popda telah meraih beberapa Kejuaraan 6 medali Emas. 20 Perak. 20 Perunggu, (Abdullah) mengajak semangat lagi siswanya sesuai slogan *Cerdas Berkualitas*” Tuturnya.

Kemudian Abdullah menyampaikan pada anak didinya, bahwa kondisi rumah siswa/i dengan kondisi Fisis diterminis yang artinya, dimana tempat itu mempengaruhi kehidupan yang secara kebetulan riel di lapangan, siswa/i Kaliwunggu berada di dekat sungai. Dengan Geografis daerah rendah.

Dalam sambutan dan arahan kepala sekolah. “pungkasnya.

Dalam acara yang di ambil dari slogan *Cerdas Berkualitas* dengan kalimat tas di akhir slogan, solidaritasnya, spontan mendadak mengadakan Giat sosial memberikan beberapa logistik sembako dan lainnya untuk meringankan beban siswa dan keluarga korban nencana banjir terhadap siswanya.

Penggalangan dana giat sosial tersebut berasal dari siswa dan para guru.

Puspita Ningrum selaku wakil kepala sekolah yang membidangi urusan Humas menyampaikn suportnya untuk semangat anak anak korban banjir.

guru di sekolah tersebut menuturkan, bahwa gagasan donasi bersifat spontan dari para guru dan semua murid.

“Donasi murni dari kita, solidaritas dari siswa siswi dan para guru langsung secara spontanitas,” ujarnya. Sabtu (23 maret 2024).

Sponsor Para siswa dan siswi terlihat antusias saat pembagian bingkisan. salah seorang siswi penerima bingkisan mengungkapkan rasa terimakasih atas kepedulian di SMPN 1 Kaliwungu.

”Alhamdullah saya bersyukur dan merasa senang dapat bingkisan ini,” tuturnya .

Sebelum acara pembagian bingkisan terdampak banjir, Abdullah Nur selaku Kepala Sekolah dalam sambutannya mengatakan bahwa giat tersebut bentuk solidaritas keluarga besar SMPN 1 Kaliwungu.

“Ini adalah bentuk solidaritas keluarga besar SMPN 1 Kaliwungu, dimana kemarin ada beberapa desa yang dihuni anak anak kami terdampak banjir,” kata Abdulah selaku Kepala Sekolah SMPN 1 Kaliwungu.

Menurut keterangannya, sebanyak 100 lebih siswa terdampak banjir, diantaranya ada yang tinggal di pengungsian dan rumah kerabat keluarga.

 

Rls-@Rohmad

No More Posts Available.

No more pages to load.