Mediasi Kasus Kecelakaan Truk Hino di Bundaran Simpang Lima Sintang Belum Temui Kesepakatan, Korban Tempuh Jalur Hukum

oleh -100 Dilihat
Oplus_131072

Sintang, 1 Agustus 2026 – BUSER 86 Proses mediasi antara korban kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Bundaran Simpang Lima, Kabupaten Sintang, pada Rabu, 22 Juli 2026, dengan pihak truk Hino bernomor polisi KB 8533 MD milik Wandhi, hingga kini belum mencapai kesepakatan.

Kecelakaan tersebut melibatkan sebuah truk Hino dengan sepeda motor Honda Beat bernomor polisi KB 6393 MD. Akibat insiden itu, seorang ibu mengalami luka berat setelah kakinya tergilas truk, sedangkan anak dan suaminya mengalami luka ringan.

Memasuki sekitar dua pekan pascakejadian, kedua belah pihak telah menjalani proses mediasi. Namun, berdasarkan keterangan dari pihak korban, perundingan berlangsung alot dan belum menghasilkan titik temu. Korban meminta agar seluruh biaya pengobatan hingga dinyatakan sembuh sepenuhnya menjadi tanggung jawab pihak pemilik maupun pengemudi truk.

Permintaan tersebut, menurut pihak korban, belum disepakati.
Karena mediasi belum membuahkan hasil, pihak korban menyatakan akan melanjutkan penyelesaian perkara melalui jalur hukum sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Di sisi lain, pihak korban juga menyampaikan dugaan bahwa truk Hino yang terlibat kecelakaan tidak memiliki pelat nomor belakang, tidak dilengkapi perlengkapan kendaraan yang dipersyaratkan, tidak memiliki bukti uji KIR yang masih berlaku, serta pajak kendaraan disebut telah mati selama enam tahun. Informasi tersebut merupakan keterangan dari pihak korban dan masih memerlukan pembuktian melalui proses penyelidikan serta pemeriksaan oleh instansi berwenang.

Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat keterangan resmi dari pihak pemilik truk maupun aparat penegak hukum terkait hasil pemeriksaan atas dugaan tersebut. BUSER 86 akan terus memantau perkembangan penanganan perkara ini dan menyampaikan informasi lanjutan kepada masyarakat berdasarkan fakta yang telah terverifikasi.
Rilis: Margareta

No More Posts Available.

No more pages to load.